fbpxsrc

Jagorcevina

Primula veris 2 800x

Nama lain: primrose, primrose, bunga matahari.

Habitat: Domba tersebar luas di daerah beriklim Eropa dan Asia. Ini tahan es, tetapi tidak jarang di bagian dunia yang terletak di garis lintang utara.

Domba tumbuh di tempat teduh dan juga di tempat-tempat yang benar-benar cerah sampai tanahnya cukup lembab.

Deskripsi tanaman: Terong adalah tanaman abadi rendah yang daun rosetnya 5-15 cm. Bunganya dikelompokkan di bagian atas batang, yang bisa mencapai panjang 20 cm.

Domba lebih umum ditemukan di padang rumput dan bijinya tersedia secara komersial sebagai pakan burung.

Bunga terong berwarna kuning dan memiliki aroma yang menyenangkan, ditutupi dengan titik oranye. Domba adalah salah satu yang pertama mekar di musim semi.

Bagian tanaman untuk digunakan: bunga, daun, akar.

Manfaat domba dan penggunaannya untuk keperluan pengobatan

William Shakespeare begitu mabuk dengan keindahan dan manfaat domba sehingga ia membuatnya abadi dengan menyebutkannya beberapa kali dalam permainannya.

Ahli botani Inggris terkenal Nicholas Kalpeper mengklaim pada abad ke-17 bahwa siapa pun yang menggunakan air domba suling atau minyak dari bunganya dapat dipercantik.

Saat ini, herbalists masih membuat lotion untuk membersihkan kulit. Ini dianggap berguna untuk mengobati jerawat, jerawat dan penyimpangan lainnya pada kulit.

Domba dianggap unik ketika mengeluarkan kotoran dari kulit dan membuka pori-pori, yang membuat kulit terlihat lebih segar dan halus.

Stroberi telah digunakan selama berabad-abad untuk menyiapkan teh untuk menenangkan. Daun ramuan ini memiliki efek narkotika ringan dan digunakan sebagai obat herbal untuk insomnia dan hiperaktif.

Di Eropa, minuman beranak, yang memiliki efek menenangkan, telah digunakan di Eropa selama beberapa generasi untuk masalah saraf dan kecemasan. Bunga domba dipercaya sebagai obat penenang ringan dan digunakan untuk menenangkan anak-anak dan membantu mereka tertidur.

Akar terong memiliki efek ekspektoran dan dapat digunakan untuk mengobati gejala pilek dan flu. Juga, akar domba mempengaruhi pengenceran lendir, yang memberikan kontribusi untuk penghapusan lebih mudah dari tubuh.

Adas digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengurangi pembekuan darah dan kadang-kadang digunakan sebagai agen antirematik.

https://biljna-apoteka.ba/proizvod/jagorcevina/

Ramuan ini banyak digunakan di Eropa untuk batuk rejan, dan baru-baru ini aktivitas ekspektorannya sudah dikenal luas.

Penelitian saat ini membahas efek domba terhadap asma dan alergi.

Sifat antispasmodik domba menjadikannya ramuan yang dapat berguna untuk mengobati epilepsi, menggigil, dan bahkan penyakit Parkinson.

Meskipun jarang saat ini, maserasi bunga domba pernah memar dan dianggap mempercepat proses penyembuhan.

Adas sering digunakan sebagai alternatif herbal untuk mengobati masalah ginjal dan infeksi saluran kemih.

Dosis dan pemberian

Ketika domba disiapkan sebagai teh atau infus, pasien harus minum 1 gelas 3 kali sehari, kira-kira pada waktu makan.

Tingtur domba 2-4 ml juga bisa digunakan 3 kali sehari. Ramuan ini bisa dioleskan sebagai salep atau krim sesuai kebutuhan, tetapi biasanya tidak lebih dari 2-3 kali sehari.

Kemungkinan efek samping dari domba

Domba tidak boleh digunakan oleh wanita hamil dan orang-orang yang menggunakan obat pembekuan darah karena baik herbal maupun obat-obatan memiliki sifat yang sama, sehingga nilai kumulatifnya bisa membuat tidak nyaman.

Ada kasus yang jarang terjadi di mana orang alergi terhadap benang sari tanaman ini, tetapi kondisi ini tidak serius dan dapat dengan mudah diobati.

Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk perlindungan spam. Pelajari bagaimana data komentar ditangani.